SMPN 10 Yogyakarta Ajarkan Tanggung Jawab Lewat Jumat Karakter
![]() |
| Siswa kelas 7 SMPN 10 Yogyakarta mengikuti kegiatan Jumat Karakter dengan tema tanggung jawab atas setiap pilihan. (Dok. Ist) |
PEWARTA JOGJA — SMPN 10 Yogyakarta mengajak siswa kelas 7 memahami arti tanggung jawab melalui kegiatan Jumat Karakter bertema “Aku Bertanggung Jawab atas Pilihanku”.
Kegiatan tersebut dirancang agar siswa mampu melihat hubungan antara pilihan, tindakan, dan konsekuensi dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membiasakan diri mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Siswa diajak melihat konsekuensi dari pilihan
Kegiatan dibuka dengan pertanyaan pemantik mengenai kebiasaan menyalahkan orang lain ketika terjadi kesalahan yang sebenarnya dilakukan oleh diri sendiri.
Untuk memperkuat pemahaman, siswa diberikan contoh kasus tentang seorang siswa yang terlambat datang ke sekolah setelah bermain ponsel hingga larut malam, tetapi kemudian menyalahkan orang tua karena tidak membangunkannya.
Kasus tersebut menjadi bahan refleksi bagi siswa untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab serta memahami alasan di balik pilihan mereka.
Diskusi membahas situasi sehari-hari
Setelah membahas kasus awal, siswa dibagi dalam kelompok untuk mendiskusikan sejumlah situasi yang dekat dengan kehidupan mereka.
Beberapa persoalan yang diberikan antara lain menemukan uang di kelas, melihat teman menyontek, menerima pesan bernada negatif tentang teman di grup WhatsApp, serta menghadapi kondisi terlambat datang ke sekolah.
Dalam setiap situasi, siswa diminta menentukan tindakan yang dianggap tepat sekaligus memikirkan konsekuensi yang mungkin muncul dari keputusan tersebut.
Model kegiatan ini membuat siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif menyampaikan pendapat dan mempertimbangkan pilihan dalam berbagai kondisi.
Refleksi menjadi bagian akhir kegiatan
Jumat Karakter kemudian ditutup dengan refleksi individu. Siswa melengkapi dua kalimat, yakni “Satu hal yang harus lebih saya pertanggungjawabkan adalah...” dan “Mulai hari ini saya akan...”.
Melalui refleksi tersebut, siswa diarahkan untuk mengenali hal yang masih perlu diperbaiki serta menentukan tindakan yang dapat mulai dilakukan setelah kegiatan.
Kegiatan ini menekankan bahwa tanggung jawab bukan sekadar mengakui kesalahan. Siswa juga diajak berani menentukan pilihan, menerima konsekuensi dari tindakannya, dan melakukan perbaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Jumat Karakter, SMPN 10 Yogyakarta berharap pemahaman tersebut dapat diterapkan siswa, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun dalam berbagai situasi di luar sekolah.
