Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana

AsiaLex 2026 di Yogyakarta diikuti delegasi 20 negara dengan agenda budaya ke Keraton, Prambanan, dan rencana kunjungan ke Borobudur.

delegasi AsiaLex 2026 menikmati agenda budaya di Yogyakarta
Delegasi AsiaLex 2026 mengunjungi Kompleks Pracimosono Keraton Yogyakarta dan menikmati Sendratari Ramayana di Candi Prambanan. (Dok. Ist)

PEWARTA JOGJA — Konferensi Internasional ke-19 The Asian Association for Lexicography (AsiaLex 2026) di Yogyakarta tidak hanya diisi persidangan mengenai leksikografi. Delegasi dari 20 negara juga mendapat kesempatan mengenal budaya Yogyakarta melalui kunjungan ke Keraton, menikmati Sendratari Ramayana di Prambanan, hingga agenda penutup menuju Candi Borobudur.

Konferensi berlangsung pada 9–11 September 2026 dengan tema “Leksikografi: Pendekatan dan Kolaborasi Multidisipliner”. Para peserta mengikuti rangkaian persidangan di The Jogja Hotels sekaligus menjelajahi sejumlah destinasi budaya di Yogyakarta dan sekitarnya.

Delegasi AsiaLex diterima GKR Mangkubumi

Pada Kamis (10/9/2026) siang, para delegasi diterima Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi di Kompleks Pracimosono, Keraton Yogyakarta.

Rombongan kemudian menelusuri area keraton yang pertama kali dibangun Pangeran Mangkubumi pada 1755 setelah Perjanjian Giyanti. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Balai Bahasa Yogyakarta Dr. Ratun Untoro, M.Hum (Plt).

Dalam suasana yang lebih santai, para peserta berdiskusi dengan GKR Mangkubumi yang merupakan putri sulung Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Badan Bahasa Kemendikdasmen Dr. Dora Amalia, M.Hum, turut memberikan kenang-kenangan berupa kamus. Sebaliknya, GKR Mangkubumi menyerahkan buku sejarah Yogyakarta kepada delegasi.

Mengenal leksikografi dari perspektif baru

AsiaLex merupakan forum yang berkaitan dengan leksikografi, bidang ilmu terapan bahasa yang berfokus pada penyusunan, pengembangan, serta penelitian kamus.

Konferensi AsiaLex 2026 diharapkan membuka pengayaan dan perspektif baru melalui pendekatan multidisipliner. Dora Amalia yang juga Pemimpin Redaksi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedro A. Fuertes-Olivera menjadi pembicara kunci dalam konferensi tersebut.

Agenda budaya berlanjut pada Kamis malam ketika 86 peserta menyaksikan Sendratari Ramayana di kompleks Candi Prambanan.

Setelah makan malam, para peserta berangkat menggunakan tiga bus menuju panggung terbuka Ramayana. Mereka mengikuti pementasan dua babak yang disaksikan bersama ratusan penonton.

Sendratari Ramayana jadi bagian pengalaman budaya

Para delegasi mengikuti jalannya kisah melalui layar monitor sambil menyaksikan pertunjukan yang berlatar Candi Prambanan.

Cerita klasik Ramayana menampilkan kisah Rama dan Shinta yang sarat pesan tentang kesetiaan serta pengorbanan demi cinta sejati. Latar kompleks Candi Prambanan turut menjadi daya tarik tersendiri dalam pengalaman budaya para peserta.

Pementasan tersebut diharapkan memberi dampak positif bagi pariwisata Yogyakarta karena mempertemukan kegiatan konferensi internasional dengan kekayaan seni dan warisan budaya daerah.

Dora Amalia menyampaikan pelaksanaan AsiaLex 2026 di Yogyakarta berjalan relatif sukses. Beberapa peserta dari luar negeri memang tidak dapat hadir langsung akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi tetap mengikuti konferensi melalui Zoom.

“Untuk kongres AsiaLex 2027 rencananya akan dilaksanakan di Malaysia”, pungkasnya.

Setelah rangkaian persidangan pada Jumat (11/9/2026), sebagian peserta dijadwalkan mengunjungi Candi Borobudur di Magelang sebagai agenda terakhir AsiaLex 2026 di Indonesia.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
PEWARTA Jogja
PEWARTA Jogja
Media online Pewarta.co.id regional Yogyakarta (Pewarta Jogja). Menyajikan informasi berita Jogja terkini up to date.

WARTA JOGJA TERBARU

  • AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana
  • AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana
  • AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana
  • AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana
  • AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana
  • AsiaLex 2026 di Yogyakarta Perkenalkan Budaya Keraton hingga Sendratari Ramayana