Scroll ke bawah untuk melanjutkan

7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah

7 oleh-oleh khas Yogyakarta ini bisa menjadi koleksi di rumah, mulai dari batik, wayang kulit, gerabah, blangkon hingga tas rotan.

oleh-oleh khas yogyakarta berupa kerajinan budaya dan aksesori
Beragam kerajinan khas Yogyakarta dapat menjadi oleh-oleh sekaligus koleksi dan pajangan di rumah. (Dok. Ist)

PEWARTA JOGJA — Oleh-oleh khas Yogyakarta tidak selalu harus berupa makanan. Sejumlah kerajinan dan benda bernilai budaya juga bisa dibawa pulang untuk dijadikan koleksi sekaligus mempercantik sudut rumah.

Pilihan tersebut menarik bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sesuatu yang lebih awet dan memiliki keterkaitan dengan budaya Yogyakarta. Berikut tujuh oleh-oleh yang bisa dipertimbangkan.

1. Batik khas Yogyakarta

Batik menjadi salah satu pilihan yang lekat dengan identitas Yogyakarta. Beragam motif seperti kawung dan parang membuat kain batik menarik untuk dikoleksi maupun digunakan.

Detail motifnya juga memberikan nilai budaya yang membuat batik tidak sekadar menjadi buah tangan biasa.

2. Wayang kulit

Wayang kulit menawarkan alternatif oleh-oleh dengan nilai seni dan budaya yang kuat. Detail pahatan serta ukiran pada wayang membuatnya cocok ditempatkan sebagai pajangan.

Harga wayang bervariasi, mulai sekitar Rp12.000 untuk ukuran kecil hingga ukuran yang lebih besar. Membawanya pulang juga dapat menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap seni tradisional Jawa.

3. Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan merupakan kerajinan yang berasal dari Desa Kasongan, Yogyakarta, dan telah dikenal hingga mancanegara. Kerajinan ini dibuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dibakar agar menjadi kuat.

Setelah proses pembakaran, gerabah dapat diberi ukiran atau hiasan lukisan untuk memperindah tampilannya. Karakter tersebut membuatnya cocok dijadikan koleksi sekaligus buah tangan khas daerah.

4. Blangkon

Blangkon merupakan penutup kepala tradisional pria Jawa yang juga menjadi salah satu identitas budaya Yogyakarta. Benda ini umumnya dibuat dari kain batik tulis atau cap dengan bentuk yang mempertahankan lipatan khas.

Salah satu cirinya adalah mondolan, yaitu tonjolan bulat di bagian belakang. Bentuk tersebut dahulu berkaitan dengan kebutuhan menampung rambut panjang pria Jawa.

5. Aksesori khas Yogyakarta

Gelang dan kalung bernuansa khas Yogyakarta dapat menjadi pilihan oleh-oleh yang praktis karena mudah dibawa. Desainnya beragam, mulai dari motif tradisional hingga sentuhan etnik yang terinspirasi budaya Jawa.

Harganya juga relatif terjangkau sehingga bisa menjadi pilihan untuk koleksi pribadi maupun buah tangan bagi keluarga dan orang terdekat.

6. Surjan

Surjan merupakan pakaian adat resmi pria khas Yogyakarta yang biasanya dikenakan bersama blangkon. Busana ini memiliki karakter berupa kerah tegak, lengan panjang, serta penggunaan bahan kain tenun lurik.

Surjan diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga dan kemudian ditetapkan Sri Sultan Hamengkubuwono I sebagai pakaian resmi Kesultanan Yogyakarta.

7. Tas rotan

Tas rotan khas Yogyakarta dibuat secara handmade oleh pengrajin lokal dengan sentuhan seni yang khas. Bagian dalam tas dilapisi kain batik sehingga memberikan perpaduan antara bahan rotan dan unsur budaya lokal.

Selain cocok dibawa sebagai oleh-oleh, tas ini juga dapat digunakan untuk berbagai acara. Benda tersebut menjadi pilihan buah tangan yang memadukan unsur kerajinan dan fungsi sehari-hari.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
PEWARTA Jogja
PEWARTA Jogja
Media online Pewarta.co.id regional Yogyakarta (Pewarta Jogja). Menyajikan informasi berita Jogja terkini up to date.

WARTA JOGJA TERBARU

  • 7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah
  • 7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah
  • 7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah
  • 7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah
  • 7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah
  • 7 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan, Bisa Jadi Pajangan di Rumah